Senin, 20 Desember 2010

Bahan Bakar Minyak (BBM)

         Setelah menunggu dalam waktu yang cukup lama akhirnya pemerintah menaikkan juga harga BBM walaupun reaksi penolakan dari berbagai elemen masyarakat begitu keras. Pengumuman mengenai kenaikanBBM itu dilaksanakan pada hari jumat 21 mei 2008 pukul 21.00 WIB yang dibacakan oleh menteri ESDM dan dihadiri oleh beberapa orang menteri di gedung departemen keuangan dan mulai berlaku pada pukul 00.00 WIB. Dengan adanya kenaikan harga tersebut maka harga premium naik dari Rp 4.500,- menjadi Rp6.000,- , harga solar naik dari Rp 4.300,- menjadi Rp 5.500,- sedangkan minyak tanah dari Rp 2.000,- menjadi Rp 2.500,-.
            Dengan adanya kenaikan harga  BBM tersebut maka hampir dipastikan akan memicu naiknya berbagai harga kebutuhan pokok lainnya mulai dari sembako, tarif angkot sampai bahan bangunan. Ironisnya harga barang sudah lebih dahulu naik sejak adanya sinyal dari pemerintah untuk menaikkan harga BBM dan ketika harga BBM dinaikkan maka harga barang kembali naik.
            Dalam sebuah iklan yang dimuat diharian fajar hari ini pemerintah memberikan  alasan  dengan  judul subsidi BBM memang harus dikurangi dengan uraian sbb :
1.      Alasan pengurangan BBM
Ø  Harga miyak dunia meroket saat ini sudah mencapai  US$132/Barel
Ø  Subsidi BBM lebih banyak dinikmati orang kaya    
KELOMPOK
PENDAPATAN
20 % teratas
20%  kedua teratas
20 % ditengah
20%  kedua terbawah
20 % terbawah
DISTRIBUSI
SUBSIDI BBM
43 %
23%
16%
11%
7  %
DALAM TRILIUNAN RUPIAH
48,9
26,2
18,2
12,5
7,9
Jumlah
100%
113

Ø    Selisih harga BBM domestik dengan negara tetangga terlalu tinggi
NEGARA
PREMIUM
         SOLAR
KEROSIN
Malaysia
5.467
            4.371
            -
Singapura
13.857
          10.137
            -
Thailand
 8.091
            7.161
         8.091
Filipina
10.788
          10.137
       10.416
Vietnam
8.091
            7.998
         7.998
RR China
6.975
            6.882
         3.534
Timor Leste
8.091
            7.998
         8.091
India
10.509
            7.347
         2.139
Kamboja
11.439
            8.742
             -
Indonesia
4.500
            4.300
2.000 *




·         Sebelum kenaikan BBM 23 mei 2008
·         Nilai Kurs Rp 9.300 per 1 USD
2.      Upaya yang telah dilakukan adalah :
·         Meningkatkan lifting (produksi) minyak dari 916 kiloliter menjadi 927 kiloliter
·         Penghematan belanja departemen sebesar Rp 30,3 Triliun
·         Mengoptimalkan penerimaan negara non migas menjadi Rp 20 Triliun
·         Penghematan dan efisiensi pertamina Rp 7 Triliun
·         Penghematan biaya PLN Rp 5 Triliun
·         Penghematan energi di kantor-kantor  pemerintah
·         Pembentukan tim nasional penghematan energi
3.      Berbagai resiko masih mengancam
·         Ketidak seimbangan terus terjadi dikhawatirkan program-program pengurangan kemiskinan terganggu
                                                      
              subsidi energi Rp 285 triliun             Program pengurangan
              70% dinikmati 40% terkaya              beban masyarakat pendapatan rendah
              = Rp 185 Triliun                              pemberdayaan masyarakat Rp 60 Triliun
·         Dengan harga BBM tetap besar subsidi Rp 727,6 miliar per hari
·         Dengan harga BBM dinaikkan besar subsidi Rp 550 miliar per hari
·         Menurunnya kepercayaan internasional terhadap kemampuan finansial negara
4.      Tiga Program sistematis dan simultan untuk masyarakat miskin
”Diberi ikan” Bantuan perlindungan sosial rumah tangga miskin
·         Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada 19,1 juta rumah tangga sasaran
·         Program Keluarga Harapan (PKH)
·         Beras untuk keluarga miskin (Raskin) senilai Rp 4,2 Triliun
·         Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
·          Jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas)
·         Bantuan sosial korban bencana, penyandang cacat dan lansia
”Diajari memancing” pemberdayaan masyarakat
·         Program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) mandiri
·         Mencakup 3.999 kecamatan, 36.417 Desa pada tahun 2008 sebesar 3 miliar per kecamatan disediakan anggaran Rp 3,2 Triliun
·         Pada tahun 2009 akan ditingfkatkan menjadi 5.720 kecamatan 73.000 desa
”Dibantu untuk punya pancing dan perahu sendiri” penguatan usaha mikro dan kecil (UMK)
·         Kredit usaha rakyat (KUR) dibawah Rp 5 Juta tanpa agunan telah tersalurkan Rp 5 Triliun kepada 400 ribu nasabah
·         Penambahan alokasi dana KUR pada tahun 2009 sebesar Rp 1 Triliun
Demikianlah beberapa argumentasi yang dikeluarkan oleh pemerintah yang dimuat sebesar satu halaman penuh  diharian pagi fajar pada hari ini yang bertepatan dengan penetapan harga baru dari BBM. Dengan adanya kenaikan harga BBM ini masyarakat terutama yang berpenghasilan rendah pasti akan merasakan dampak yang paling besar dimana kesulitan hidup yang selama ini sudah susah akan menjadi semakin sulit saja, namun diharapkan dengan adanya beberapa program yang akan dilaksanakan oleh pemerintah untuk menanggulani dampak kenaikan BBM ini sedikit banyak dapat membantu mereka dalam mengatasi kesulitan tersebut. 

           

Rabu, 15 Desember 2010

KEUTAMAAN BERPUASA PADA HARI 'ASYURA DAN TASU'A

Di dalam kitab beliau Riyadhus Shalihin, Al-Imam An-Nawawi –rahimahullah- membawakan tiga buah hadits yang berkenaan dengan puasa sunnah pada bulan Muharram, yaitu puasa hari 'Asyura (10 Muharram) dan Tasu'a (9 Muharram).

Hadits yang Pertama

عن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُ أن رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم صام يوم عاشوراء وأمر بصيامه. مُتَّفّقٌ عَلَيهِ

Dari Ibnu Abbas - radhiyallahu 'anhuma -, " Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa pada hari 'Asyura dan memerintahkan untuk berpuasa padanya". (Muttafaqun 'Alaihi).

Hadits yang Kedua

عن أبي قتادة رَضِيَ اللَّهُ عَنهُ أن رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم سئل عن صيام يوم عاشوراء فقال: ((يكفر السنة الماضية)) رَوَاهُ مُسلِمٌ.


Dari Abu Qatadah - radhiyallahu 'anhu -, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang puasa hari 'Asyura. Beliau menjawab, "(Puasa tersebut) Menghapuskan dosa satu tahun yang lalu". (HR. Muslim)

Hadits yang Ketiga

وعن ابن عباس رَضِيَ اللَّهُ عَنهُما قال، قال رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيهِ وَسَلَّم: ((لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع)) رَوَاهُ مُسلِمٌ.

Dari Ibnu Abbas - radhiyallahu 'anhuma – beliau berkata : " Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada (hari) kesembilan" (HR. Muslim)

TAKHRIJ HADITS

• Hadits yang pertama telah dikeluarkan oleh Al-Imam Al-Bukhari dalam Ash-Shaum no hadits 2003, Al-Imam Muslim di dalam Ash-Shiyam no hadits 128, serta Abu Dawud dalam Ash-Shaum no hadits 2444. 
• Hadits yang kedua telah dikeluarkan oleh Al-Imam Muslim di dalam Ash-Shiyam no hadits 197, serta Abu Dawud dalam Ash-Shaum no hadits 2425, At-Tirmidzi dalam Ash-Shaum no hadits 767, serta Imam Ahmad dalam musnadnya (4/25) 
• Hadits yang ketiga dikeluarkan oleh Al-Imam Muslim di dalam Ash-Shiyam hadits no 34, Ahmad dalam musnadnya (1/225) dan Ibnu Majah di dalam Ash-Shiyam (1736) 
(Lihat takhrij Syarh Riyadhis Shalihin).

FAEDAH HADITS

Hadits-hadits di atas menjelaskan kepada kita tentang disyariatkannya berpuasa pada hari 'Asyura (10 Muharram). Begitu pula pada hari Tasu'a ( 9 Muharram) sebagaimana yang akan diterangkan oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin – rahimahullah Ta'ala - 

Beliau berkata (Syarh Riyadhush Shalihin, Ibnul Utsaimin),
"Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang puasa pada hari 'Asyura, beliau menjawab, "Menghapuskan dosa setahun yang lalu", ini pahalanya lebih sedikit daripada puasa Arafah (yakni menghapuskan dosa setahun sebelum serta sesudahnya –pent). Bersamaan dengan hal tersebut, selayaknya seorang berpuasa 'Asyura (10 Muharram) disertai dengan (sebelumnya.ed.) Tasu'a (9 Muharram). Hal ini karena Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Apabila (usia)ku sampai tahun depan, maka aku akan berpuasa pada yang kesembilan", maksudnya berpuasa pula pada hari 'Asyura.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan untuk berpuasa pada hari sebelum maupun setelah 'Asyura (1) dalam rangka menyelisihi orang-orang Yahudi karena hari 'Asyura –yaitu 10 Muharram- adalah hari dimana Allah selamatkan Musa dan kaumnya, dan menenggelamkan Fir'aun dan para pengikutnya. Dahulu orang-orang Yahudi berpuasa pada hari tersebut sebagai syukur mereka kepada Allah atas nikmat yang agung tersebut. Allah telah memenangkan tentara-tentaranya dan mengalahkan tentara-tentara syaithan, menyelamatkan Musa dan kaumnya serta membinasakan Fir'aun dan para pengikutnya. Ini merupakan nikmat yang besar.

Oleh karena itu, setelah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tinggal di Madinah, beliau melihat bahwa orang-orang Yahudi berpuasa pada hari 'Asyura (2). Beliau pun bertanya kepada mereka tentang hal tersebut. Maka orang-orang Yahudi tersebut menjawab, "Hari ini adalah hari dimana Allah telah menyelamatkan Musa dan kaumnya, serta celakanya Fir'aun serta pengikutnya. Maka dari itu kami berpuasa sebagai rasa syukur kepada Allah". Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata, "Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kalian".

Kenapa Rasulullah mengucapkan hal tersebut? Karena Nabi dan orang–orang yang bersama beliau adalah orang-orang yang lebih berhak terhadap para nabi yang terdahulu. Allah berfirman,

إِنَّ أَوْلَى النَّاسِ بِإِبْرَاهِيمَ لَلَّذِينَ اتَّبَعُوهُ وَهَذَا النَّبِيُّ وَالَّذِينَ آَمَنُوا وَاللَّهُ وَلِيُّ الْمُؤْمِنِينَ

"Sesungguhnya orang yang paling berhak dengan Ibrahim adalah orang-orang yang mengikutinya dan nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman, dan Allah-lah pelindung semua orang-orang yang beriman". (Ali Imran: 68)

Maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam adalah orang yang paling berhak terhadap Nabi Musa daripada orang-orang Yahudi tersebut, dikarenakan mereka kafir terhadap Nabi Musa, Nabi Isa dan Muhammad. Maka beliau shallallahu 'alaihi wasallam berpuasa 'Asyura dan memerintahkan manusia untuk berpuasa pula pada hari tersebut. Beliau juga memerintahkan untuk menyelisihi Yahudi yang hanya berpuasa pada hari 'Asyura, dengan berpuasa pada hari kesembilan atau hari kesebelas beriringan dengan puasa pada hari kesepuluh ('Asyura), atau ketiga-tiganya. (3) 

Oleh karena itu sebagian ulama seperti Ibnul Qayyim dan yang selain beliau menyebutkan bahwa puasa 'Asyura terbagi menjadi tiga keadaan:
1. Berpuasa pada hari 'Asyura dan Tasu'ah (9 Muharram), ini yang paling afdhal.
2. Berpuasa pada hari 'Asyura dan tanggal 11 Muharram, ini kurang pahalanya daripada yang pertama. (4)
3. Berpuasa pada hari 'Asyura saja, sebagian ulama memakruhkannya karena Nabi shallallahu 'alaihi wasallam memerintahkan untuk menyelisihi Yahudi, namun sebagian ulama yang lain memberi keringanan (tidak menganggapnya makhruh). (5)

Wallahu a'lam bish shawab.

Masa Kecil adalah masa bermain

Masa kecil adalah masa-masa indah dan penuh dengan canda tawa. Pada saat itu kita mulai belajar berinteraksi dengan orang lain dengan cara bermain bersama dan melakukan aktivitas kelompok. Dengan bermain bersama teman-temannya seorang anak akan belajar untuk mengambil peran dalam kelompok dan bekerja sama dengan orang lain, hal ini kelihatannya sepele namun dapat berdampak serius pada perkembangan psikologis anak tersebut. Jika pada masa awal perkembangan seorang anak mengalami hambatan misalnya mereka tidak dapat berinteraksi dengan teman2nya akibat orang tua yang kurang memahami masalah tersebut atau karena sebab lain maka hal ini akan memberi pengaruh pada perkembangan selanjutnya yaitu masa remaja dan masa dewasa. Kebiasaan-kebiasaan yang baik perlu ditanamkan sejak usia dini seperti kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, kebiasaan menabung, kebiasaan membaca dan beribadah sehingga hal ini akan terbawa sampai mereka menginjak usia dewasa. Pada masa ini pula orang tua dapat melihat bakat maupun minat yang mereka miliki sehingga dapat diarahkan agar dapat berkembangkan secara maksimal.

Sabtu, 11 Desember 2010

Catatan Akhir Tahun 2010

Tanpa terasa kita sudah berada di bulan Desember 2010 berarti tidak lama lagi tahun akan berganti dengan demikian usia kita bertambah pula. Banyak hal yang dialami di tahun ini baik itu kejadian-kejadian yang menyenangkan maupun sebaliknya. Semua hal tersebut akan tersimpan sebagai kenangan dan menjadi bahan renungan untuk berbuat lebih baik dan bijak di tahun yang akan datang.